Beureunuen.Com
085276461697 D8752D85 admin@beureunuen.com

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

Sejarah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh – Serta Daftar Nama Tokoh Kelahiran Asal Pidie

KategoriAceh
Di lihat10 kali
Harga Rp (Hubungi CS)

Detail Produk Sejarah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh – Serta Daftar Nama Tokoh Kelahiran Asal Pidie

Sejarah Kabupaten Pidie dan Daftar Tokoh-Tokoh Pidie

Beureunuen.com – Pemerintah Kabupaten Pidie adalah salah satu kabupaten di provinsi Naggroe Aceh Darusalam, Indonesia. Dimanakah pusat Kota di Kabupaten Pidie? Pusat pemerintahan kabupaten Pidie berada di Sigli, kabupaten Pidie merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ke 2 di provinsi Naggrope Aceh Darusalam setelah kabupaten pertama terbesar adalah Kabupaten Aceh utara.

Logo Atau Lambang Kabupaten Pidie

Pembagian administratif
Pemerintah Kabupaten Pidie Mempunyai 23 Kecamatan
dan 732 Kelurahan/Gampong

Luas Kab. Pidie Berkisar 3.082,14 Km2

Dua pertiga masyarakat kabupaten ini ada di perantauan, buat masyarakat Pidie merantau adalah sebuah kebiasaan yang turun temurun untuk melatih kemandirian dan keterampilan untuk lebih baik. Masyarakat wilayah ini mendominasi pasar-pasar di berbagai wilayah di provinsi Aceh dan sebagian ke provinsi sumatera utara dan negara tetangga malaysia. Selain itu, wilayah ini juga terkenal sebagai daerah asal tokoh-tokoh terkenal di Nanggroe Aceh Darusalam (NAD_). Bupati Pidie saat ini adalah Roni Ahmad atau sering disapa Abusyik.

 

Daftar Tokoh Tokoh – Tokoh Terkenal dari Pidie

1. Teungku Daud Beureueh, Gubernur Aceh ke-2 (1948-1952)

Foto Teungku Daud Beureu'eh

Teungku Muhammad Daud Beureueh (lahir di Beureu’eh, kabupaten Pidie, Aceh, 17 September 1899 – meninggal di Aceh, 10 Juni 1987 pada umur 87 tahun) adalah mantan Gubernur Aceh dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Beliau merupakan tokoh kontroversial yang populer di kalangan masyarakat Aceh, Ia melakukan pemberontakan kepada pemerintah dengan mendirikan NII akibat ketidakpuasannya atas pemerintahan Soekarno.

Namanya kini diabadikan untuk sebuah jalan di Banda Aceh dan Nama Mesjid Di Kota Beureunuen.

2. Mr Teuku Mohammad Hasan, Gubernur Sumatera (1945-1948)

Foto Teuku Muhammad Hasan

Teuku Muhammad Hasan (lahir di Pidie, Aceh, 4 April 1906 – meninggal di Jakarta, 21 September 1997 pada umur 91 tahun) adalah Gubernur Wilayah Sumatera pertama.

Setelah Indonesia merdeka , Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1948 hingga tahun 1949 dalam Kabinet Darurat. Selain itu ia adalah seorang pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional Indonesia.

3. Prof Ibrahim Hasan, Menteri Negara Urusan Pangan Indonesia (1993-1995)

Foto Ibrahim Hassan

Prof. Dr. Ibrahim Hassan, MBA. (lahir di Lampoh Weng, Pidie, Aceh, 16 Maret 1935 – meninggal di Jakarta, 20 Januari 2007 pada umur 71 tahun) adalah Gubernur Aceh untuk masa jabatan 1986 – 1993. Di tingkat nasional, ia pernah menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Pangan/Kepala Badan Urusan Logistik pada periode 1993 – 1995 menggantikan Letjen (Purn.) TNI Bustanil Arifin yang telah menjabat selama 25 tahun. Dalam dunia akademis, ia juga pernah menjabat sebagai rektor Universitas Syiah Kuala masa bakti 1973 – 1982.

4. Dr. Ir. Mustafa Abubakar, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-6 (2009-2011)

Foto Mustafa Abubakar

Dr. Ir. Mustafa Abubakar (lahir di Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh, 15 Oktober 1949; umur 68 tahun) adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II dan mantan Direktur Utama Perusahaan Umum (PERUM) Badan Urusan Logistik (BULOG) Republik Indonesia. Ia juga adalah mantan Pelaksana Tugas Harian Gubernur Aceh.

Mustafa Abubakar jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit Medistra, Jakarta pada tanggal 23 Agustus 2011 dan untuk sementara tugasnya akan digantikan oleh Hatta Rajasa. Pada tanggal 18 Oktober 2011, berkaitan dengan perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II, Mustafa Abubakar digantikan oleh Dahlan Iskan sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia.

5. Dr. Hasballah M Saad, Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia (1999-2000)

Foto Hasballah M. Saad

Dr. Hasballah M. Saad (lahir di Pidie, Aceh, 14 Juli 1948 – meninggal di Bekasi, 23 Agustus 2011 pada umur 63 tahun) adalah seorang politikus Indonesia dan dikenal sebagai Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Persatuan Nasional era Gus Dur.

Hasballah M. Saad pernah aktif dalam politik nasional lewat Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional. Mantan Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala tahun 1978 ini juga aktif dalam perjuangan HAM, antara lain dengan mendirikan Komite HAM Aceh.

Semasa muda, ia yang merupakan lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsyiah dan sempat aktif mengajar di almamaternya ini giat membangun lembaga pendidikan. Beberapa lembaga pendidikan tersebut adalah Dayah Al-Furqan di Sigli, Universitas Jabal Ghafur. di Pidie, Yayasan Pendidikan Putra Harapan Bangsa di Jakarta, dan Yayasan Modal Bangsa di Jakarta. Suami Darmawati dan ayah dari tiga anak ini juga sempat menjadi anggota Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia tahun 1995.

Ia diangkat sebagai Menteri Negara Urusan HAM periode tahun 1999-2000 dalam Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Abdurrahman Wahid ketika masih menjabat sebagai anggota DPR tahun 1999.

Hasballah meninggal dunia pada tanggal 23 Agustus 2011 di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat, akibat serangan jantung.

Almarhum dimakamkan di Gampong Lameu busu, Kota Bakti, Pidie, Aceh.

6. Dr. Tengku Hasan di Tiro, Wali Neugara Aceh (1976-2010)

Foto Tengku Hasan Muhammad di Tiro

Teungku Hasan Muhammad di Tiro (lahir di Tiro, Pidie, Aceh, 25 September 1925 – meninggal di Banda Aceh, Aceh, 3 Juni 2010 pada umur 84 tahun) adalah seorang tokoh pendiri Gerakan Aceh Merdeka, sebuah gerakan yang berusaha memperjuangkan kemerdekaan Aceh dari Indonesia. Gerakan tersebut resmi berdamai lewat perjanjian Helsinki pada 2005 dan melucuti senjata mereka. Hasan dianggap “wali”, karena dia adalah keturunan ketiga Tengku Chik Muhammad Saman di Tiro, pahlawan nasional Indonesia yang berperang melawan Belanda pada 1890an

7. Dr. Husaini M. Hasan, Sekretaris Neugara Aceh (1976-1999)

Dr. Husaini M. Hasan (lahir di Pidie, Aceh, 3 Juli 1944; umur 73 tahun) adalah tokoh pejuang GAM. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Informasi GAM.

8. dr. Zaini Abdullah, Gubernur Aceh ke-16 (2012-2017)

Foto dr. H.Zaini Abdullah

dr. H. Zaini Abdullah (lahir di Beureunuen, Pidie, Aceh, 24 April 1940; umur 77 tahun) adalah Gubernur Aceh sejak 25 Juni 2012. Ia merupakan mantan Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri Aceh Merdeka yang terpilih menjadi Gubernur Aceh yang kedua setelah konflik Aceh pada Pemilukada Aceh 2012.

9. Dr.(H.C.) Sanusi Juned Ph.D, Menteri Besar Kedah ke-7, Malaysia (16 Jun 1996 – November 1999)

Sanusi Juned, atau dengan lengkapnya Y.B. Tan Sri Dato’ Seri Sanusi Junid (lahir di Yan, Kedah, Malaysia, 10 Juli 1943; umur 74 tahun) adalah seorang politikus senior asal Malaysia yang keturunan Aceh. Ia adalah cucu Teungku Muhammad Daud Beureueh. Istrinya adalah YABhg Puan Sri Datin Seri Inangda Manyam Keumala, yang juga keturunan Aceh.

10. Ismail Hassan Metareum, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (1992-1997)

Foto Ismail Hassan Metareum

Ismail Hasan Metareum (lahir di Sigli, Aceh, Indonesia, 4 April 1929 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 2 April 2005 pada umur 75 tahun) adalah mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan periode 1989—1998. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR/MPR.

11. Ibrahim Richard Pengusaha Aceh di Indonesia (1965-2012).

Ibrahim Risjad (lahir di Reubee, Kecamatan Delima, Pidie, 2 Maret 1934 – meninggal di Singapura, 17 Februari 2012 pada umur 77 tahun) yang diyakini punya alur keturunan dari Tgk Chik Di Reubee ini mengawali petualangannya sebagai penjahit di pusat Kota Idi Rayek, Aceh Timur.

Keuletan dan kepiawaiannya dalam berbisnis membuat Ibrahim berhasil mendapatkan kepercayaan dari para langgannya, hingga selepas lulus SLTA di Medan pada 1954, ia memulai kariernya pada sebuah perusahaan swasta. Pada 1965, almarhum sudah menjadi direktur CV Waringin.

Pada 1968 hingga 1973, ia menjabat sebagai direktur II PT Waringin Kencana. Sejak 1973, Ibrahim Risjad menjabat sebagai direktur PT Indocement. Ia juga sempat menjabat sebagai presiden direktur PT Sarida Perkasa merangkap presiden direktur PT Branta Mulia sejak 1979. Pada 1986, menjabat direktur utama PT Semen Madura.

Nama Ibrahim Risjad sebagai pengusaha papan atas Indonesia menjulang tinggi pada masa Soeharto berkuasa. Almarhum dikenal luas sebagai salah satu dari anggota The Gang of Four bersama tiga konglomerat lainnya, yakni Liem Sioe Liong, Sudwikatmono, dan Djuhar Sutanto.

Sudwikatmono, adik sepupu Presiden Soeharto, bertugas menangani izin ekspor-impor. Ibrahim Risjad mencari kredit ke bank. Sedangkan urusan finansial perusahaan dikelola Liem Sioe Liong dan Djuhar Susanto. Usaha kelompok ini berkembang pesat dan segera menggurita. Impor film, jaringan bioskop, hingga pabrik terigu, dan semen dikuasai hampir tanpa pesaing.

Ibrahim Risjad masuk dalam majalah forbes sebagai orang terkaya peringkat 64 di indonesia.

Nah Itulah Tokoh dan para pejuang asal Aceh pidie, semoga artikel di atas bermanfaat dan jangan lupa Share Sejarah Kabupaten pidie.

Resorce : https://id.wikipedia.org/

 

Produk lain Aceh

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPersyaratan dan Ketentuan Membuat Perubahan APBDes/APBG Tahun 2017
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRamaikan Pawai 1 Muharram 2017!! 1.000 Mobil Keliling Desa
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPelantikan Keuchik Gampong Blang Lileue Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie Periode 2017-2023
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBegini Ungkap Ghazali Abbas tentang Pabrik Semen Pada acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV Se-Kabupaten Pidie, di Kecamatan Mila
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBeginilah!! Fashion yang di Pakai Anies Baswedan Saat Hadir Sarasehan Aceh di Jakarta?
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDownload – PMK 50/PMK.07/2017 – Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Gampong
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangLKP Mutiara Komputer – Kab. Pidie – Kursus Komputer. Alamat : Jl. Kota Bakti – Tangse No. 4 Beureunuen Pidie, Aceh 24173
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085276461697
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangProgram Gotong Royong Bupati Pidie Roni Ahmad di Kecamatan Pidie
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail

Cek resi

Jam Layanan & Info

Phone: +62 852-7646-1697
Makan siang: 11.00 - 14.00
Makan malam: S-Sl 17.00 - 23.00, Jum-Sab:17.00 - 1.00

Rekening Bank

(0481-6924-57) a/n Samsul Bahri
BNI (0481-6924-57) a/n Samsul Bahri
BRI (2220-01-002872-50-2) a/n Samsul bahri
D8752D85
085276461697
admin@beureunuen.com